44 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor di Indonesia – Indonesia: 44 orang meninggal akibat banjir dan tanah longsor

44 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor di Indonesia – Indonesia: 44 orang meninggal akibat banjir dan tanah longsor

Agensi, Jakarta

Diterbitkan oleh: Kuldeep Singh |
Diperbarui Sen, 05 Apr 2021 4:27 AM

Banjir di Indonesia
– फोटो: Polisi Jayapura / Ekatri

Dengarkan beritanya

Akibat topan tersebut, 44 orang tewas pada Minggu di Indonesia dan Timor Leste akibat hujan deras, banjir bandang, dan tanah longsor. Banjir di banyak desa telah menghancurkan rumah dan membanjiri jalan-jalan, membuat operasi penyelamatan menjadi sulit. Sejauh ini, 38 jenazah telah digali, ribuan keluarga telah membanjiri rumah mereka dan pergi.

Sulitnya menghemat listrik, mengisi jalan dengan lumpur, dan membawa bantuan ke daerah terpencil
Indonesia, negara dengan sekitar 17.000 pulau, memiliki populasi besar yang tinggal di dekat pegunungan atau di daerah yang subur banjir. Banjir yang terjadi saat ini telah melanda daerah-daerah tersebut. Karena kekurangan listrik dan daerah terdampak yang jauh, tidak semua menerima bantuan. Menurut juru bicara bantuan bencana Raditya Jati, korban tewas saat ini sedang dihitung. Polisi dan tentara mengangkut para korban ke tempat yang aman.

Kapal kargo bertabrakan dengan kapal penangkap ikan dengan jaring ikan, 17 hilang
Pada hari Minggu, sebuah kapal kargo dan kapal penangkap ikan bertabrakan di dekat Jawa, pulau utama Indonesia. Setelah kecelakaan itu, 32 orang jatuh ke air, 17 di antaranya hilang. 15 orang telah diselamatkan dan Angkatan Laut telah mulai mencari orang-orang yang tersisa. Penyebab kecelakaan tersebut konon adalah jaring ikan yang tersangkut di kargo kapal. Kapal tersebut mengambil minyak mentah dari pulau Kalimantan.

Terperinci

Akibat topan tersebut, 44 orang tewas pada Minggu di Indonesia dan Timor Leste akibat hujan deras, banjir bandang, dan tanah longsor. Banjir di banyak desa telah menghancurkan rumah dan membanjiri jalan-jalan, membuat operasi penyelamatan menjadi sulit. Sejauh ini, 38 jenazah telah digali, ribuan keluarga telah membanjiri rumah mereka dan pergi.

READ  Pasien jantung paling berisiko saat terkena Covid-19

Sulitnya menghemat listrik, mengisi jalan dengan lumpur, dan membawa bantuan ke daerah terpencil

Indonesia, negara dengan sekitar 17.000 pulau, memiliki populasi besar yang tinggal di dekat pegunungan atau di daerah yang subur banjir. Banjir yang terjadi saat ini telah melanda daerah-daerah tersebut. Karena kekurangan listrik dan daerah terdampak yang jauh, tidak semua menerima bantuan. Menurut juru bicara bantuan bencana Raditya Jati, korban tewas saat ini sedang dihitung. Polisi dan tentara mengangkut para korban ke tempat yang aman.

Kapal kargo bertabrakan dengan kapal penangkap ikan dengan jaring ikan, 17 hilang

Pada hari Minggu, sebuah kapal kargo dan kapal penangkap ikan bertabrakan di dekat Jawa, pulau utama Indonesia. Setelah kecelakaan itu, 32 orang jatuh ke air, 17 di antaranya hilang. 15 orang telah diselamatkan dan Angkatan Laut telah mulai mencari orang-orang yang tersisa. Penyebab kecelakaan tersebut konon adalah jaring ikan yang tersangkut di kargo kapal. Kapal tersebut mengambil minyak mentah dari pulau Kalimantan.

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

polressidrap.com