7 potret kehidupan manusia saat hidup di planet lain di tata surya

Pindah ke negara lain adalah hal biasa. Tapi apa yang terjadi jika Anda tiba-tiba ditawari pindah ke planet lain di tata surya? Sejauh ini, bumi masih menjadi satu-satunya planet yang layak ditinggali.

Katakanlah, terlepas dari kenyataan pahit, manusia telah menemukan teknologi canggih yang memungkinkan kita mencapai planet tetangga. Bagaimana dengan kehidupan kita di sana? Melaporkan dari astronimate.comInilah tujuh potret kehidupan manusia di berbagai planet di tata surya!

1. Merkuri

solarsystem.nasa.gov

Merkuri hanya berjarak 57,9 juta km dari matahari. Sangat dekat sehingga suhu siang hari mencapai 430 ° C. Namun, suhu super panas bisa berubah menjadi -180 ° C saat matahari terbenam. Masalahnya adalah satu hari di Merkurius adalah 1.408 jam bumi dan setahun hanya 88 hari.

Di planet ini Anda tidak akan merasakan hujan, badai, salju atau melihat bulan. Langit akan menjadi hitam setiap hari karena Merkurius tidak memiliki bulan atau atmosfer untuk menyebarkan sinar matahari.

2. Venus

7 potret kehidupan manusia saat hidup di planet lain di tata surya nasa.gov

Pada siang hari, langit Venus berwarna oranye kemerahan karena sinar matahari dihamburkan oleh karbondioksida yang menguasai 95 persen atmosfernya. Pada malam hari suasana menjadi sangat gelap tanpa bulan atau bintang.

Sama seperti Merkurius, sehari di Venus sangat panjang, kira-kira 243 hari di Bumi dengan suhu rata-rata 460 ° C. Dan saat Venus berputar berlawanan arah jarum jam, Anda akan melihat matahari terbit di barat dan terbenam di timur.

3. Mars

7 potret kehidupan manusia saat hidup di planet lain di tata surya jpl.nasa.gov

Sehari di Mars hanya berlangsung 24,5 jam, dan setahun kira-kira dua tahun Bumi. Suhu di musim dingin bisa turun hingga -60 ° C, tetapi suhu di musim panas jauh lebih manusiawi yaitu 20 ° C. Oh ya, jika kamu tinggal di Mars kamu juga akan dimanjakan dengan langit coklat, matahari biru dan dua bulan.

READ  3 tip untuk mengatur napas Anda saat berlari untuk meningkatkan kinerja: Gaya Hidup Okezone

Meski begitu, tekanan atmosfer Mars sangat rendah dan tingginya kadar karbondioksida mendidih atau mencekik darah manusia. Belum lagi badai debu Mars akan memaksa Anda tinggal di rumah selama berminggu-minggu.

Baca Juga: 5 Bukti Bahwa Bumi Mirip Dengan Planet Di Tata Surya, Apa Setengahnya Mirip?

4. Jupiter

Baca terus artikel berikut ini

Favorit editor

7 potret kehidupan manusia saat hidup di planet lain di tata surya jpl.nasa.gov

Berbeda dengan Bumi, Jupiter adalah planet raksasa gas tak bertanah. Alih-alih membangun rumah di darat, rumah kemungkinan besar akan mengapung di awan dengan suhu siang hari sekitar -166 ° F. Sehari di Jupiter hanya berlangsung sekitar 10 jam, tetapi setahun adalah 4.333 hari.

Malam Jupiter hanya berlangsung 5 jam dan pemandangannya keren banget karena Jupiter punya 79 bulan. Untuk dapat hidup di Jupiter, seseorang tidak boleh tinggal di wilayah selatan Jupiter, karena badai besar yang berukuran tiga kali ukuran bumi berkecamuk di sana selama lebih dari 350 tahun.

5. Saturnus

7 potret kehidupan manusia saat hidup di planet lain di tata surya solarsystem.nasa.gov

Jika satu tahun di Jupiter lama, Saturnus akan jauh lebih lama. Ini karena satu tahun di Saturnus sama dengan 29 tahun Bumi. Sehari sekarang hanya berlangsung 11 jam. Sama seperti Jupiter, manusia akan hidup di awan di Saturnus karena planet ini adalah planet gas.

Dan karena letaknya yang sangat jauh dari Matahari, suhu di Saturnus sangat dingin yaitu -288 ° F. Hal yang menarik tentang kehidupan di planet ini adalah Anda dapat melakukan perjalanan ke cincin Saturnus yang luar biasa dan menyaksikan 82 satelitnya naik dan turun secara bergantian.

7. Neptunus

7 potret kehidupan manusia saat hidup di planet lain di tata surya solarsystem.nasa.gov

Selain rumah gelembung terapung, Anda juga akan membutuhkan rumah yang kuat, terutama dari angin. Dengan kecepatan angin yang mencapai 1.500 mil per jam di Neptunus, rumah-rumah biasa hancur dalam hitungan detik.

Sehari di Neptunus berlangsung selama 16 jam, sedangkan satu tahun setara dengan 165 tahun bumi. Dan karena tempat itu terlalu jauh dari matahari, siang dan malam selalu gelap gulita. Untungnya, Anda masih memiliki 14 satelit, cincin yang mengelilinginya, dan bintang di malam hari yang membuat langit tampak kurang gelap.

Hidup di planet tetangga bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Tapi tentu saja itu tidak akan mudah. Pertama, manusia harus memiliki teknologi canggih untuk mengatasi kondisi ekstrem di planet mana pun. Belum lagi jarak planet yang sangat jauh membuat perjalanan ini hampir mustahil untuk saat ini.

Baca juga: 8 penjelasan tentang bagaimana rasanya hidup di Mars, coba bayangkan

Komunitas IDN Times merupakan media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tertulis adalah tanggung jawab penulis.

Written By
More from Said Rafiq

Mega tsunami berpotensi meruntuhkan kawasan ini

Jakarta – – Malapetaka Tsunami Raksasa itu berpotensi menghantam sebagian Alaska, AS....
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *