Cerita hari ini: Aaj Ka Itihas India World Pembaruan 29 Desember | Muhammad Iqbal Ide dari Pakistan, Tsunami Indonesia 2004 | Pidato berjudul “Idea Pakistan” memberikan pidato “Saare Jahan Se Achcha Hindostan Hamara”

  • Berita Hindi
  • Nasional
  • Cerita hari ini: Aaj Ka Itihas India World Pembaruan 29 Desember | Ide Muhammad Iqbal dari Pakistan, tsunami 2004 di Indonesia

Bosan dengan iklan? Instal Aplikasi Dainik Bhaskar Message Free

2 hari yang lalu

  • Salin tautan

“Saya ingin melihat Punjab, Perbatasan Barat Laut, Sindh dan Balochistan sebagai satu negara bagian. Sebuah negara Muslim India Barat Laut yang memproklamirkan diri di bawah atau tanpa Raj Inggris adalah Muslim terakhir. Pidato ini, yang diberikan pada sesi ke-25 Liga Muslim pada tanggal 29 Desember 1930, sekarang diberikan di Pakistan dengan nama “Idea Pakistan”. Pidato ini disampaikan oleh penyair kenamaan Sir Mohammad Iqbal, d. H. Allama Iqbal. Javed Iqbal, mantan Ketua Mahkamah Agung Lahore di Pakistan, dan putranya, Hakim Javed Iqbal, menentangnya.

Hakim Javed pernah mengatakan bahwa selama sesi Allahabad Liga Muslim pada tahun 1930, Iqbal dengan tegas mengatakan bahwa wilayah besar yang terdiri dari Provinsi Perbatasan Barat Laut, Sindh, Punjab, dan Balochistan harus dibuat di bawah “India Britania”. Konsep pembentukan negara mayoritas Muslim ini secara sadar atau tidak sadar disebut sebagai “impian Pakistan”.

Justice Javed pernah mengatakan bahwa ayah saya menulis surat kepada Pemerintah Inggris pada tahun 1931 untuk memprotes seruan untuk sebuah negara bagi umat Islam, yang juga diterbitkan di majalah Time pada bulan Oktober 1931. Dalam surat itu dia berkata bahwa saya tidak menuntut negara Muslim terpisah di luar British India. Saya juga menentang pembagian Punjab atas dasar komunal, seperti yang disarankan beberapa orang. Sebenarnya, saya berbicara tentang negara mayoritas Muslim menurut laporan Komisi Simon dan Jawaharlal Nehru, yang menganjurkan restrukturisasi negara bagian atas dasar mayoritas komunitas.

Allama Iqbal lahir di Sialkot pada tanggal 9 November 1887. Ayahnya Sheikh Noor Mohammad dulu bekerja sebagai penjahit. Iqbal belajar hukum, filsafat, sastra Persia dan Inggris. Setelah lulus dari Government College di Lahore pada tahun 1899, ia bekerja sebagai dosen filsafat di perguruan tinggi tersebut. Pada tahun 1904 Iqbal telah menulis Tarana ‘Saare Jahan Se Achcha Hindustan Hamara’ dan menjadi terkenal. Tahun berikutnya dia pindah ke London untuk studi lebih lanjut. Di sini dia menyelesaikan gelar seni di Trinity College, Universitas Cambridge. Pada tahun 1907 ia pindah ke Munich, di mana ia menerima gelar doktor dari Universitas Ludwing Maxmillion. Kemudian dia juga belajar hukum.

Setelah kembali dari sana, dia mengajar di Government College selama dua tahun. Setelah itu, pemerintah mengundurkan diri dari pekerjaannya dan membela dia lagi. Pada tahun 1922 dia menerima gelar ksatria. Punjab terpilih menjadi anggota majelis pada tahun 1927. Pada 1928-29, ia memberikan 6 kuliah di Universitas Aligarh, Hyderabad dan Madras yang menampilkan pandangan religiusnya. Pidato Iqbal, yang diajarkan di Pakistan saat ini sebagai gagasan tentang Pakistan. Iqbal tidak bisa melihat Pakistan sendiri. Dia meninggal pada tanggal 21 April 1938.

Peristiwa besar pada 29 Desember di India dan dunia:

2015: Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan negara Afrika Barat Guinea bebas Ebola. Infeksi Ebola pertama kali ditemukan pada seorang pria berusia 18 tahun dari sebuah desa di Guinea.

2004: Korban tewas di Indonesia mencapai 60.000 akibat gelombang tsunami pada 26 Desember.

1984: Kongres memenangkan kemenangan terbesar di India merdeka dalam gelombang duka Indira. Rajiv Gandhi menjadi Perdana Menteri dengan 404 kursi Lok Sabha. Untuk pertama kalinya di Andhra Pradesh, Telugu Desam Party menjadi partai oposisi terbesar dengan 30 kursi.

1983: Sunil Gavaskar memiliki skor terbaik 236 melawan Hindia Barat di Test Cricket. Pertandingan di Chennai ini merupakan pertandingan keenam dan terakhir dalam seri tersebut. Pertandingan itu seri, dengan seri dimenangkan 3-0 oleh Hindia Barat. Gavaskar adalah pemain terbaiknya.

1975: Di Inggris Raya, undang-undang tentang kesetaraan antara perempuan dan laki-laki mulai berlaku.

1972: Pekerjaan di kereta bawah tanah dimulai di Calcutta (sekarang Kolkata).

1942: Rajesh Khanna, superstar pertama film Hindi, lahir. Ia menjadi superstar film Hindi pertama dengan membuat 14 film hit super berturut-turut.

1917: Produser dan sutradara terkenal Ramanand Sagar lahir. Ia menjadi terkenal di setiap rumah tangga di tanah air dengan serial “Ramayana”.

1845: Texas menjadi negara bagian ke-28 di AS setelah disetujui oleh Kongres AS.

1530: Setelah kematian penguasa Mughal Babur, putranya Humayun naik tahta.

READ  Kompak! Pemenang SCTV Awards 2020, Haico Van der Veken dan Rangga Azof, sama-sama absen. Mengapa?
Written By
More from Zeena Hammoud

Zumi Zola Susah ditemui karena diabetes, mantan istrinya bernama Hoax

Jakarta – – Hampir dua tahun penjara Zumi Zola | Kabarnya dalam...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *