Chelsea bermain 2 kali dalam 48 jam, Lampard Spray tim Liga Premier semuanya

KOMPAS.com – Pelatih Chelsea, Frank Lampardmengkritik Liga Primer setelah timnya memiliki jadwal bertanding dua kali dalam waktu 48 jam sebelum tahun baru 2021.

Kritik Lampard disuarakan pada konferensi pers pra-pertandingan gudang senjata melawan Chelsea.

duel Arsenal versus Chelsea Ini pertandingan minggu ke-14 Liga Primer Acara akan berlangsung pada Minggu (27.12.2020) pukul 00.30 WIB di Emirates Stadium.

Lampard mengkritik Liga Inggris karena Chelsea hanya mendapat jeda dua hari usai laga melawan Arsenal sebelum bertarung melawan Aston Villa pukul 12.30 pada Selasa (29/12/2020) pukul WIB.

Menurut Lampard, jadwal Chelsea sangat tidak adil karena tim-tim elite Liga Inggris lainnya mendapat libur tiga hingga empat hari sebelum matchday 15.

Baca juga: Arsenal versus Chelsea, Mikel Arteta puji skuad blues

Secara khusus, Lampard menyebut Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Liverpool sebagai tiga tim yang mendapat keuntungan lebih banyak dari waktu istirahat daripada Chelsea.

Mengenai jadwal tersebut, Lampard menyebut Chelsea telah mengajukan protes kepada Premier League untuk mengubah jadwal tersebut.

Namun, protes itu dibantah. Pada akhirnya, Lampard menyimpulkan bahwa Liga Inggris sangat tidak adil.

Pasalnya, Lampard sedang mengevaluasi keputusan Liga Inggris yang lebih mengutamakan hak siar ketimbang menjaga tingkat persaingan dan keamanan pemain.

“Kami harus bermain dua kali dalam waktu 48 jam. Saya tidak berusaha untuk menjadi pintar, tetapi penantang juara lainnya mendapat istirahat tiga hari,” kata Lampard, dikutip situs Goal.

“Man United, Tottenham dan Liverpool akan memainkan dua pertandingan dalam tiga atau empat hari, yang tentunya kontraproduktif dengan kualitas Liga Inggris,” tambah Lampard.

“Di sisi lain, kami harus memainkan Derby London pada Boxing Day melawan Aston Villa. Jangan salah paham, Aston Villa juga menghadapi masalah yang sama seperti kami. Namun, protes mereka tetap ditolak oleh Liga Inggris dan pemegang hak siar. “kata Lampard. .

READ  Ada rumor bahwa Chelsea berencana memecat Lampard daripada Allegri

“Saya pikir ini sangat berbahaya untuk kompetisi karena tim lain tidak memiliki jadwal yang sama. Karena jadwal itu, saya memiliki empati yang besar untuk Liga Inggris,” kata Lampard.

Baca juga: Arsenal versus Chelsea, pasukan Lampard enggan meremehkan The Gunners

Selain itu, Lampard akhirnya memutuskan untuk melewati jadwal sibuk ini dengan melawan Aston Villa.

“Saya tahu pemilik siaran sedang mencari produk terbaik, jadi saya harus beralih. Saya akan lihat pemain mana yang digunakan dalam pertandingan melawan Arsenal. Pemain kami memiliki kemampuan fisik yang berbeda,” kata Lampard.

“Begitulah cara saya melihatnya. Situasi ini, yang ke-26 dan ke-28 bagi kami, jika yang lain tidak, berbahaya bagi para pemain ketika mereka harus memainkan dua pertandingan itu. Mungkin beberapa pemain harus melalui kedua pertandingan tersebut,” tambah Lampard ditambahkan.

Lampard bukanlah pelatih tim Liga Premier pertama yang menyemprot Liga Premier karena masalah jadwal.

Jürgen Klopp (Liverpool), Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United) dan Pep Guardiola (Manchester City) sebelumnya melakukan protes.

Ketiga pelatih tersebut mengkritisi bukan hanya jadwal, tapi juga pilihan Liga Inggris yang terus menerapkan aturan pergantian pemain pada musim ini berdasarkan voting dari klub anggota.

Faktanya, UEFA semakin memudahkan setiap liga Eropa untuk menggunakan aturan pergantian pemain lima pemain untuk menghindari jadwal kompetisi musim ini yang masih terkena pandemi virus corona.

Written By
More from Faraz Khalifa

Mantan pemain Man City ini menggarisbawahi kebijakan transfer Liverpool

Jakarta – – Liverpool sudah menjadi juara Liga Primertetapi tidak berbuat banyak...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *