Dibutuhkan dua tango dalam diplomasi RI-AS dan sejauh ini hanya Indonesia yang menari – opini

Dibutuhkan dua tango dalam diplomasi RI-AS dan sejauh ini hanya Indonesia yang menari – opini

M. Taufiqurrahman (The Jakarta Post)

BONUS

Jakarta
Sel, 3 Agustus 2021

Diplomasi, lebih dari upaya manusia lainnya, dijiwai dengan simbolisme. Dan tidak ada yang mengerti simbolisme seperti Presiden Joko “Jokowi” Widodo, seorang Jawa dalam penyelesaian yang sempurna yang tumbuh di jantung budaya Jawa Surakarta.

Pembuat kebijakan di Amerika Serikat mungkin tidak memahami hal ini, tetapi sejak pemilihan presiden akhir 2020, Indonesia telah berbicara dengan kode kepada pemerintahan demokratis Joe Biden yang diharapkan.

Pada bulan Desember 2020, ketika menjadi jelas bahwa perubahan penjaga akan terjadi di Washington, pemerintahan Presiden Jokowi mengumumkan perubahan dalam strategi pertahanannya dengan memindahkan salah satu kelompok tempur utamanya dari Jakarta ke Kepulauan Natuna, di sepanjang China Selatan yang disengketakan. Laut.

Tujuan dari gerakan militer terbuka jelas untuk mencegat kapal asing, khususnya …

untuk membaca cerita lengkapnya

BERLANGGANAN SEKARANG

Mulai dari Rp 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • e-Post surat kabar harian digital
  • Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
  • Akses istimewa ke acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

Berita serupa

Anda mungkin juga menyukainya:

Krisis pekerjaan: konsekuensi jangka panjang dari kemerosotan ekonomi

Ketidakseimbangan cabul pada neraca One Earth

Indonesia paria global?

Siehe auch  Cegah penyebaran Covid dari pengalaman pandemi flu Spanyol

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

polressidrap.com