India mendapat kuota olimpiade lagi, Srishankar menyabet tiket Tokyo dengan rekor lompat jauh nasional. Murli Sreeshankar lolos ke Olimpiade Tokyo dengan rekor nasional

India mendapat kuota olimpiade lagi, Srishankar menyabet tiket Tokyo dengan rekor lompat jauh nasional.  Murli Sreeshankar lolos ke Olimpiade Tokyo dengan rekor nasional

Murali Srishankar membuat tiket ke Tokyo dengan memecahkan rekor nasionalnya sendiri dengan tampil gemilang.

M. Srishankar tidak dapat berpartisipasi dalam Commonwealth Games karena sakit.

Pada tahun yang sama India (India) memiliki kuota lain untuk Olimpiade di Tokyo (Tokyo), ibu kota Jepang. Pelompat jauh Murli Sreeshankar membuat kuota ini tersedia untuk India. Murali mengambil tiket ke Tokyo dengan lompatan 8,26 di Piala Federasi yang dimainkan di Patiala. Srishankar mendapatkan tiket itu dan memecahkan rekor nasionalnya sendiri dalam prosesnya. Rekor nasional sebelumnya adalah 8,20 meter. Ini adalah kuota ke-51 yang diterima India di Olimpiade.

Srishankar terpilih untuk menjadi anggota tim India di Commonwealth Games yang dimainkan di Gold Coast, Australia pada 2018. Namun, sebelum turnamen, dia dioperasi pada usus buntu, itulah sebabnya dia tidak dapat berpartisipasi dalam permainan. Pada Asian Games di Jakarta, Indonesia, dia berada di urutan keenam dengan lompatan 7,95 meter. Dia memulai dengan awal yang baik di final, menempuh jarak 7,95 meter pada lompatan pertama. Dia dilanggar pada percobaan kedua. Pada percobaan ketiga dia melompat 8,11 meter dan memberikan performa terbaiknya. Pada percobaan keempat, hasilnya buruk. Setelah itu, dia mencetak rekor nasional baru.

Dhanalakshmi memenangkan emas

Pada lomba lari 100 meter putri, Dhan Laxmi menyelesaikan jarak dengan selisih waktu 11,39 detik untuk merebut posisi pertama dan merebut medali emas. Para fans memiliki ekspektasi yang tinggi untuk balapan ini ketika pelari cepat bintang India Duti Chand dan Hima Das ikut ambil bagian. Kompetisi tersebut seharusnya menarik bagi dua pelari teratas di India, tetapi Hima Das didiskualifikasi karena start yang salah, sementara Duti finis kedua dengan 11,5 detik.

Baca ini juga-

READ  Berita olahraga | Sindhu, Jayaram dan Srikanth di perempat final Swiss Open

Poonam Raut, yang telah mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut, membuat lompatan kuantum di peringkat ICC dan mencapai posisi ke-18

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

polressidrap.com