Indonesia diguncang gempa, panik masyarakat, peringatan tsunami belum ada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia menyatakan gempa bumi pernah terjadi di negara Provinsi Bengkulu.

Gambar simbolis.

Getaran tajam gempa dirasakan di Indonesia pada Rabu. Gempa bumi dirasakan di bagian barat negara itu. Namun, belum ada laporan langsung bahwa ada yang terluka akibat gempa ini. Survei Geologi AS mengatakan intensitasnya 6,2 pada skala Richter. Pusatnya berada 217 kilometer barat daya kota Bengkulu di provinsi Bengkulu, barat daya pulau Sumatera. Pada saat yang sama, kedalamannya mencapai 10 kilometer. Namun, tsunami belum diperingatkan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia mengatakan gempa bumi telah dirasakan di negara Provinsi Bengkulu, tetapi tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan dari pihak kami. Sejauh ini belum ada kemungkinan tsunami. Pada saat yang sama, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan setelah gempa bumi tersebut. Namun masyarakat diimbau untuk menjauhi bangunan tua dan terfragmentasi pasca gempa kuat agar terhindar dari risiko terjatuh jika terguncang. Orang-orang keluar dari rumah setelah merasakan getaran. Pada saat yang sama, terjadi kepanikan di antara masyarakat pasca gempa.

Gempa melalui cincin api

Katakanlah 271 juta orang tinggal di Indonesia, negara dengan banyak pulau. Risiko gempa bumi, letusan gunung berapi dan tsunami selalu ada. Penyebabnya adalah ring of fire Indonesia. Para ilmuwan telah menamai wilayah di bumi yang paling parah terkena gempa bumi dan gunung berapi sebagai Cincin Api. Kawasan ini terletak di kawasan Samudera Pasifik. 90 persen dari semua gempa bumi di dunia terjadi di wilayah ini. Ada sekitar 450 gunung berapi aktif dan tenang di kawasan ini. Oleh karena itu, risiko gempa bumi di negara-negara di kawasan ini tetap konstan.

READ  NASA menemukan gurun berusia 1 miliar tahun di Mars

Baca Juga: Kecelakaan Pesawat di Indonesia: Mengapa Pesawat Indonesia Menabrak Laut? Sekarang alasan sebenarnya keluar

Written By
More from Said Rafiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *