Indonesia memberlakukan peraturan baru untuk pelancong internasional

Indonesia memberlakukan peraturan baru untuk pelancong internasional

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah memberlakukan aturan baru bagi pemudik internasional yang tiba di Indonesia mulai Kamis, yang mencakup pengurangan persyaratan karantina selama lima hari, kata juru bicara Pemerintah untuk Gugus Tugas COVID-19, Wiku Adisasmito.

Pemerintah telah memberikan izin masuk bagi wisatawan dari 19 negara, katanya.

“Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Nomor 20 Tahun 2021 dan Keputusan Kepala Gugus Tugas Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perjalanan Luar Negeri di Masa Pandemi COVID-19 berlaku efektif mulai hari ini,” kata Adisasmito saat konferensi pers yang diakses online dari Jakarta, Kamis.

Sehubungan dengan perbaikan situasi COVID-19 di Indonesia baru-baru ini, pemerintah telah memutuskan untuk mengurangi masa karantina bagi pelancong internasional dari delapan menjadi lima hari, kata Adisasmito.

Menurut aturan, pelancong internasional diharuskan menjalani dua tes PCR COVID-19: satu pada saat kedatangan dan satu lagi pada hari keempat karantina untuk menentukan apakah mereka dapat keluar dari karantina dan meninggalkan hotel pada hari kelima, katanya.

Berita serupa: Bandara Ngurah Rai Bali telah dibuka kembali untuk penerbangan internasional

Adisasmito memastikan wisatawan mancanegara akan terkonsentrasi di dua lokasi saja, yakni bandara Bali dan Kepulauan Riau. Wisatawan asing wajib memberikan visa kunjungan terbatas kepada pejabat, jaminan kesehatan untuk diagnosis positif COVID-19, serta bukti pemesanan dan pembayaran hotel setibanya di Indonesia, tambahnya.

“Untuk mendorong pemulihan ekonomi negara, visa pengunjung akan diberikan kepada wisatawan, pembuat film komersial, dan pelajar yang terdaftar di lembaga pendidikan Indonesia,” kata Adisasmito.

Juru bicara tersebut mengumumkan bahwa wisatawan dari 19 negara sekarang diizinkan masuk ke Indonesia: Bahrain, China, Prancis, Hongaria, India, Italia, Jepang, Kuwait, Liechtenstein, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Portugal, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Spanyol, Swedia dan Uni Emirat Arab.

Siehe auch  Dulunya polisi, sekarang diberhentikan dan disebut pengkhianat bangsa

“Keputusan untuk mempersingkat masa karantina dan memperluas kriteria warga negara asing yang masuk ke Indonesia dimaksudkan untuk meningkatkan pemulihan ekonomi nasional sejalan dengan langkah-langkah yang diambil untuk memerangi pandemi. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan masukan para ahli dan pelaku sektoral,” kata Adisasmito.

Berita serupa: Operator bandara menawarkan insentif untuk penerbangan internasional di Bali

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

polressidrap.com