Indonesia mengamankan 185 juta dosis vaksin dalam persediaan yang terbatas

Indonesia mengamankan 185 juta dosis vaksin dalam persediaan yang terbatas

TEMPO.CO, JakartaPemerintah Indonesia telah mengamankan dan menerima total 185 juta vaksinasi Dosis, baik berupa vaksin siap pakai maupun vaksin curah, terhitung mulai Jumat (13 Agustus 2021), kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

“Tentunya diplomasi Indonesia bekerja siang malam untuk mengamankan vaksin bagi masyarakat Indonesia baik secara bilateral maupun multilateral,” ujarnya pada Kongres Jaringan Diaspora Indonesia Global ke-6 yang digelar secara virtual, Sabtu.

Dia juga mengatakan pemerintah terus berupaya mempercepat kampanye vaksinasi dengan tetap menjaga pembatasan mobilitas dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di tanah air.

Terkait kampanye vaksinasi, Menkeu mengatakan, Indonesia sejauh ini telah menyediakan lebih dari 80 juta dosis vaksin atau sekitar 28,6 persen dari total populasi melalui program vaksinasi.

“Indonesia tercatat 10”NS negara terbesar yang telah mendistribusikan lebih dari 80 juta dosis vaksin,” kata Marsudi.

Mengingat kelangkaan pasokan vaksin saat ini, pengadaan vaksin dikaitkan dengan tantangan, kata menteri. Namun, pemerintah terus melakukan upaya serius untuk mengamankan dosis bagi Indonesia untuk memastikan pasokan dalam negeri terpenuhi, tambahnya.

Selain itu, Menlu mencontohkan kesenjangan distribusi vaksin global yang masih relatif besar, dengan mengatakan kepemilikan vaksinasi masih terkonsentrasi di negara maju.

“Kami melihat data World Health Organization (WHO) bahwa negara maju rata-rata memiliki 104 dosis vaksin per 100 orang, melebihi jumlah penduduk, sedangkan 29 negara berpenghasilan rendah hanya memiliki dua dosis vaksin per 100 orang,” ujarnya. .

Selain itu, persentase vaksin yang diberikan di Amerika Utara dan Eropa mencapai 87,12 persen dan 91,21 persen dari total populasi, sedangkan di Afrika mencapai 5,46 persen dan di ASEAN 27,97 persen dari populasi.

“Jika ketimpangan ini terus berlanjut, sulit membayangkan pandemi ini akan segera berakhir,” tambahnya.

Oleh karena itu, Marsudi mengatakan akan terus mengupayakan kesetaraan akses terhadap Vaksinasi untuk semua negara di dunia, terutama negara berkembang, melalui perannya sebagai Co-Chair COVAX AMC Engagement Group bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Pembangunan Nasional Kanada.

Membaca: Hampir 96% orang di Jakarta menerima dosis pertama vaksin Covid-19: polisi

ANTARA

Siehe auch  Ditemukan tanda-tanda kehidupan, planet Venus jadi buruan para peneliti

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

polressidrap.com