Jembatan Ikon Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tembus Topping Off

JAKARTA, KOMPAS.com – jembatan Utama Aksesibilitas Bandara Soekarno-Hatta International memperoleh penutup atap atau Mengisi.

jembatan Dibangun oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika, gedung ini menghubungkan Jalan Perimeter Utara dan Jalan Perimeter Selatan di Bandara Soekarno-Hatta International.

Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Agung Budi Waskito menyampaikan apresiasi, terima kasih dan kebanggaan atas prosesi terkait. jembatan utama ini.

“Selamat untuk seluruh tim Proyek Pekerjaan Aksesibilitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk Prestasi Mengisi Jembatan utama Ini. Saya mengatakan kepada Anda untuk tetap fokus dan berhati-hati dengan pekerjaan Anda. Tunjukkan bahwa kita Perhatian, perhatian tentang kualitas, kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja, “kata Agung dalam keterangan tertulis Kompas.com, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Wika menerima kontrak perumahan dari Kyo Society senilai 139 miliar rupee

Sementara itu, Direktur Jenderal Departemen Pembangunan Bandara yang mewakili jajaran direksi dan manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) Suriawan Wakan mengatakan jembatan Bandara Ini akan mengintegrasikan lalu lintas kendaraan bermotor di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Proyek ini ikon dan gerbang jendela depan Bandara Internasional Soekarno Hatta. Selamat mencoba Mengisi dan kelengkapannya ke depan akan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia, ”ujarnya.

Proyek aksesibilitas Bandara membangun empat jalur dengan total sembilan bagian pekerjaan, yaitu depan Utara, bertukar Utara, utara diagonal, Shamrock Utara, depan Selatan, bertukar Selatan, diagonal selatan, Shamrock Selatan dan Jembatan utama.

Jembatan ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi kendaraan bermotor, baik dari Jalan Perimeter Utara langsung ke Perimeter Selatan dan sebaliknya, maupun dari Perimeter Utara atau Perimeter Selatan menuju bandara atau Jakarta.

READ  6 Fakta Pengurangan Gaji Erick Thohir Atas Bonus Atasan BUMN: Okezone Economy

Pasalnya, pergerakan kendaraan bermotor dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta selama ini cukup tinggi.

Hal tersebut seiring dengan jumlah penumpang udara yang mencapai 60 hingga 70 juta penumpang dalam setahun.

Sutiawan menambahkan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menjadi magnet pertumbuhan ekonomi sehingga aksesibilitas menjadi sangat penting.

Written By
More from Said Rafiq

NASA membentuk tim Artemis. Akankah kisah wanita pertama di bulan dicetak? Semua situs

WASHINGTON, KOMPAS.com – NASA memiliki 18 astronot yang akan dilatih untuk program...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *