Jepang telah mengkonfirmasi misi asteroidnya untuk mengembalikan sampel batuan luar angkasa

Pagi ini Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) mengonfirmasi bahwa misi mereka untuk membawa sampel asteroid kembali ke Bumi sebenarnya membawa kembali beberapa batuan luar angkasa. Insinyur badan tersebut menemukan pasir hitam yang mereka yakini berasal dari asteroid di wadah sampel misi.

Ini adalah kabar baik untuk misi bernama Hayabusa2 yang diluncurkan ke luar angkasa pada tahun 2014. Misi tersebut mengirim pesawat ruang angkasa ke asteroid bernama Ryugu untuk mengumpulkan sampel batuan dari permukaan objek dan kemudian membawanya kembali ke planet kita untuk diselidiki. Hayabusa2 mengambil material dari Ryugu dua kali sebelum kembali ke Bumi. Kendaraan itu tiba bulan ini dan menjatuhkan tabung berisi sampel asteroid mendarat di Australia pada tanggal 5 Desember dengan bantuan parasut.

Hingga hari ini, para insinyur JAXA tidak yakin apakah itu adalah pesawat luar angkasa memiliki ambil contoh. Saat kendaraan melakukan semua manuver pengambilan sampel di Ryugu sesuai rencana, tim misi tidak dapat memastikan bahwa kendaraan tersebut menyimpan material asteroid di luar angkasa. Mereka harus menunggu hingga hari ini untuk membuka wadah sampel untuk pertama kalinya di ruang bersih di Jepang.

“Wadah sampel di kapsul re-entry telah dibuka.” JAXA menulis dalam sebuah pernyataan. “Pada 14 Maret, sampel butiran pasir hitam yang diyakini berasal dari asteroid Ryugu telah dikonfirmasi di wadah sampel.”

Kabar baiknya tidak berhenti di situ, karena mungkin ada lebih banyak material asteroid yang belum dijangkau para insinyur. Pasir hitam yang ditemukan JAXA terletak langsung di bukaan wadah sampel. Dalam wadah yang belum dibuka ada ruang utama yang lebih dalam, yang mungkin berisi sebagian besar sampel. Tujuan misi ini adalah mengumpulkan hingga 100 miligram material dari Ryugu. Insinyur akan tahu apakah mereka mencapai tujuan mereka ketika mereka menyelami toko Haybusa2 lebih dalam.

READ  Melihat bayangan lubang hitam yang bergoyang untuk pertama kalinya
Written By
More from Said Rafiq

Persetujuan VTube harus 99 persen. Itulah yang dikatakan Satgas Waspada Investasi

KOMPAS.com – Penyebaran video di media sosial Instagram yang menyatakan aplikasi tersebut...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *