Mereka menemukan bahwa suara yang dikeluarkan orangutan dipelajari seperti manusia, melalui interaksi sosial

Mereka menemukan bahwa suara yang dikeluarkan orangutan dipelajari seperti manusia, melalui interaksi sosial

Sebuah studi baru, yang dikembangkan oleh sekelompok ilmuwan internasional, mengungkapkan bahwa tingkat sosialisasi yang dialami oleh orangutan liar dapat menentukan kepribadian vokal mereka. dilaporkan Senin ini dalam sebuah pernyataan dari University of Warwick (Inggris).

temuan, diterbitkan di Nature Ecology and Evolution, menunjukkan bahwa lingkungan sosial membantu memodulasi kecakapan vokal dan komunikatif pada primata, seperti halnya manusia ketika terpapar komunitas bahasa yang berbeda.

Para peneliti yang dipimpin oleh Dr. Adriano R. Lameira dari University of Warwick, merekam suara kira-kira 70 orangutan di enam stasiun penelitian yang terletak di wilayah Kalimantan dan Sumatera, di Indonesia, antara tahun 2005 dan 2010, dengan tujuan menganalisis perilaku vokal kera besar.

Katakan siapa temanmu dan aku akan memberitahumu siapa dirimu

Studi ini menemukan bahwa, dalam populasi dengan kepadatan tinggi, primata berkomunikasi menggunakan berbagai suara asli dan akustik yang lebih tidak dapat diprediksi daripada primata di komunitas yang kurang padat dan tersebar, yang suaranya lebih berulang dan secara akustik lebih konvensional. Namun, orangutan, yang termasuk dalam populasi yang kurang padat, menunjukkan repertoar suara yang lebih kompleks dibandingkan dengan mereka yang hidup dalam populasi dengan kepadatan tinggi.

“Kera besar, baik di alam liar maupun di penangkaran, akhirnya membantu kita memecahkan salah satu teka-teki tertua dalam sains: asal mula dan evolusi bahasa“, kata Lameira, yang menunjukkan bahwa, mulai saat ini, cara baru bagaimana manusia mengembangkan kemampuan verbal dan kognitif mereka dapat dipahami, alih-alih menghubungkannya dengan konsep evolusionis atau kreasionis.

“Banyak petunjuk menunggu kita dalam kehidupan kerabat terdekat kita yang masih hidup, selama kita berhasil menjamin perlindungan dan konservasi mereka di alam liar,” tegas Lameira, menyimpulkan bahwa “setiap populasi yang menghilang akan membawa serta kilasan sejarah evolusi yang tak dapat dipulihkan. spesies kita”.

Siehe auch  30 besten Schminktisch Mit Spiegel getestet und qualifiziert

Jika Anda menyukainya, bagikan dengan teman-teman Anda!

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

POLRESSIDRAP.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
polressidrap.com