Motor listrik BL-SEV01 dari Universitas Budi Luhur dijajal di arena pacuan kuda Sentul. Berikut hasilnya

GridOto.com – – Universitas Budi Luhur mengujinya Motor listrik diproduksi yaitu Budi Luhur – Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01), yang diluncurkan secara resmi kemarin pada Januari 2021.

Pengujian dilakukan di Sirkuit Internasional Sentul Bogor, Jawa Barat untuk mengetahui tingkat performa dan handling dari motor sport elektrik ini.

Mesin dengan emisi gas buang nol ini digerakkan semaksimal mungkin untuk hasil yang maksimal sebagai tolak ukur pengembangan awal BL-SEV01.

Pembalap muda terlibat dalam upaya ini Galih Aji Prakosoyang juga seorang alumni Universitas Budi Luhur.

Baca juga: Ujar Atenk Katros tentang masalah sepeda motor listrik BL-SEV01 yang dikenalkan oleh Universitas Budi Luhur

Pebalap kelahiran 1993 ini telah menjuarai beberapa kejuaraan nasional antara lain Indospeed Race Series, Indoclub Championship, Yamaha Sunday Race, Honda CBR Race Day, Kawasaki Racing Academy Race dan lainnya.

Pemilihan Galih sebagai rider tester diharapkan dapat memaksimalkan performa motor dan berkontribusi pada Universitas Budi Luhur untuk menjadi lebih baik di masa depan.

Khusus

Sopir Galih Aji Prakoso menjadi penguji pengendara sepeda motor listrik BL-SEV01 dari Universitas Budi Luhur.

Sujono, Direktur Pusat Kajian Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, mengatakan ini merupakan pengujian pertama motor listrik BL-SEV01 di jalur Sirkuit Sentul.

“Setelah mendapat masukan dan data kinerja setelah upaya pertama ini, kami akan mengevaluasi kembali BL-SEV01 dan menyempurnakannya kembali di laboratorium Pusat Kajian Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur,” kata Sujono dalam keterangan resmi yang diterima GridOto. .com, Senin (15 Februari 2021).

Baca juga: Gaji lokal motor listrik BL-SEV01 Universitas Budi Luhur seharusnya mencapai 80 persen

Spesifikasi BL-SEV01 tersebut didukung oleh motor listrik BLDC 96 volt dengan output hingga 16 kW, yang didukung oleh baterai 48-Ah dan pengontrol 200-amp 96 volt.

READ  OJK menyebut pinjaman Fintech P2P dengan rasio kredit bermasalah di atas 8%.

Baterai bisa terisi penuh setelah 4 jam.

Written By
More from Said Rafiq

Ingin merasakan puncak saham BUMI? Catat analisis teknis ini

Jakarta, CNBC Indonesia– Saham produsen batu bara terbesar Indonesia, PT Bumi Resources...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *