MRT dan Transjakarta sepakat membangun totem di stasiun Fatmawati dan Cipete

MRT dan Transjakarta sepakat membangun totem di stasiun Fatmawati dan Cipete

JAKARTA, KOMPAS.com – PT MRI Jakarta menyusun nota kesepahaman kerja sama integrasi dengan PT Transjakarta sehubungan dengan studi pembangunan layanan mengangkut terintegrasi untuk pengguna MRT Jakarta dan Transjakarta, Selasa (9 Maret 2021).

William Sabandar, Presiden Direktur PT MRT Jakarta (Perseroda), mengatakan pokok Nota Kesepahaman ini untuk menjajaki skema kolaborasi konektivitas. mil pertama dan mil terakhir.

Termasuk membangun tempat penurunan dan menjemput untuk pelanggan MRT Jakarta yang menggunakan layanan Transjakarta.

Menurut William, Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk mengkaji kajian pengembangan layanan transportasi terintegrasi di sistem Jaklingko antara MRT Jakarta dan Transjakarta.

Baca juga: Dua tahun beroperasi, MRT Jakarta memiliki 33 juta penumpang

“Kedepannya, kedua moda transportasi ini akan mengoptimalkan aplikasi mobile bagi masyarakat,” kata William dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/3/2021).

Salah satu wujud kerjasama ini adalah agar kedua perusahaan yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI menyediakan totem sebagai salah satu wadah integrasi moda jasa transportasi ibu kota.

Totem ini tersedia di dua stasiun yaitu Stasiun Fatmawati dan Stasiun Cipete dengan detail sbb:

1. Totem Fatmawati dalam perjalanan:

– 6R: Ragunan – St. Fatmawati
– 06.00: Lebak Bulus – Senin
– 7A: Lebak Bulus – Kampung Rambutan
– D21: Univ. Indonesia – Lebak Bulus
– S12: Royal Trans Bintaro – St. Fatmawati
– S31: Royal Trans BSD – St. Fatmawati

2. Totem Cipete Raya dalam perjalanan:

– 1E: Blok M – Pondok Labu

MRT Jakarta dan Transjakarta akan terus mengadvokasi penyediaan layanan terintegrasi dan terkoneksi yang memudahkan masyarakat dalam mengakses transportasi di Jakarta.

Nota Kesepahaman direncanakan selama satu tahun.

READ  Calon penumpang pesawat positif Covid-19, Menteri Perhubungan: Dapat refund tiket

Presiden dan Direktur PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo, menyambut baik kerja sama kedua BUMD yang aktif di bidang transportasi, khususnya peningkatan skill terkait platform digital.

Transjakarta saat ini telah mengimplementasikan platform digital TIJE yang menyediakan layanan pembelian tiket digital dan jalur bus online Waktu sebenarnyaLacak rute dan juga Akses Internet nirkabel Kecepatan tinggi, tanpa pembayaran dan tidak ada batasan kuota di halte Transjakarta mana pun.

Selain itu, ke depannya semua layanan transportasi diharapkan terintegrasi secara utuh sehingga memudahkan masyarakat untuk berpindah dari satu moda ke moda lainnya, ”lanjutnya.

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

polressidrap.com