NASA menemukan bukti dugaan kehidupan purba di planet Mars

Harianjogja.com, JAKARTA – Ilmuwan NASA membuat penemuan mengejutkan dalam foto yang diambil di permukaan planet Mars. Foto tersebut menunjukkan bahwa kehidupan pernah berkembang pesat di Planet Merah.

Sejauh ini tidak ada bukti kehidupan masa lalu atau sekarang di planet ini, tetapi bukti baru menunjukkan bahwa Mars memiliki air cair selama periode Noachian kuno dan kemungkinan dihuni oleh mikroorganisasi.

The UK Express Report, Selasa 11 Oktober, rover NASA Perseverence akan mendarat di Mars pada Februari 2021 dan membantu menentukan apakah planet tersebut sudah dihuni dan informasi lainnya sebelum badan tersebut bersiap untuk misi. eksplorasi manusia di planet ini.

BACA JUGA: NASA Tunjukkan Nokia Membangun Jaringan Seluler di Bulan

File NASA Science Channel yang tidak dapat dijelaskan mengungkapkan bagaimana badan antariksa AS mengalami kejutan terakhir saat mendarat di planet merah. Narator konten menjelaskan secara detail misi NASA ke Mars.

“Keseluruhan operasi senilai $ 800 juta didasarkan pada pendaratan berisiko tinggi dari penyelidikan Opportunity Rover di Eagle Crater. Saat kesempatan mulai menyebar, kegembiraan di Mission Control meningkat. langsung berubah menjadi syok, “kata narator NASA Unxplained Files.

Jim Bell, seorang ilmuwan dari Mars, menjelaskan bagaimana mereka mengidentifikasi apa yang kemudian dikenal sebagai Mars Blueberry. Ia mengatakan bahwa saat itu, peneliti mengambil gambar dan melihat tanah tertutup butiran bulat kecil yang aneh.

“Benda-benda apa itu dan dari mana asalnya? Mars adalah planet merah, semuanya merah dan tidak terlalu merah. Jadi bagi astronot itu artinya biru, ”ujarnya.

Kehadiran batu bulat dengan warna berbeda dari yang ada di sekitar mereka menimbulkan pertanyaan bagaimana mereka bisa sampai di sana. David Brin, seorang astrofisikawan, mengingat kembali beberapa pemikiran yang ada di benaknya saat itu.

READ  Pesawat NASA mengambil Bennu Asteroid Rocks sebagai contoh

BACA JUGA: NASA dan 8 negara mencapai kesepakatan di bulan

“Mungkinkah itu mata air buatan? Jelas, sesuatu yang mengerikan terjadi yang meledakkan kerak Mars. Sesuatu yang lucu sedang terjadi di sana, “katanya … tetapi ketika itu menunjukkan adanya air, efeknya luar biasa.

Narator menjelaskan bagaimana peneliti mengembangkan teori tentang batuan. Dikatakan bahwa ketika para ilmuwan menembakkan plasma bertegangan tinggi ke dalam debu Mars, berkas energi itu mengubah pecahan tersebut menjadi bola yang sempurna.

Astronom Marc D’Antonio menjelaskan secara rinci bagaimana tim tersebut akhirnya membuat penemuan yang mengindikasikan adanya air. Dia mengatakan bunga jagung Mars tampak sedikit aneh, tetapi mereka juga menentang Bumi.

“Mereka diciptakan dengan adanya air dan bentuk-bentuk kecil yang disebut konkresi yang terbentuk di batuan ketika air bersirkulasi.” Air di Mars sangat menarik karena itu berarti Mars pada akhirnya dapat dihuni. , dia berkata.

Ahli meteorologi Allan Treiman menambahkan bahwa Planet Merah memiliki tanah yang aktif dan inilah yang dibutuhkan manusia di bumi untuk hidup. Oleh karena itu, keberadaan air di Mars menunjukkan bahwa itu bisa menjadi lingkungan tempat kehidupan dapat berkembang.

Sumber: JIBI / Bisnis Indonesia

Written By
More from Said Rafiq

Asteroid Aphopis, dewa kehancuran, mendekati bumi, berbau seperti akhir dunia?

Asteroid Apophis MATA INDONESIA, JAKARTA – Asteroid Apophis, yang berukuran 1.000 kaki...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *