Parlemen Indonesia meloloskan RUU perlindungan data yang telah lama ditunggu-tunggu

Parlemen Indonesia meloloskan RUU perlindungan data yang telah lama ditunggu-tunggu

Seorang wanita menggunakan ponselnya saat menunggu kereta komuter di peron stasiun di Jakarta, Indonesia, 3 Januari 2022. REUTERS/Willy Kurniawan/File Photo

Daftar sekarang untuk akses GRATIS tanpa batas ke Reuters.com

JAKARTA, 20 Sep (Reuters) – Parlemen Indonesia pada hari Selasa mengesahkan undang-undang perlindungan data pribadi yang mencakup denda perusahaan dan hingga enam tahun penjara bagi mereka yang terbukti salah menangani data di negara berpenduduk terbesar keempat di dunia itu.

Pengesahan RUU tersebut terjadi setelah serangkaian kebocoran data dan penyelidikan dugaan pelanggaran di perusahaan dan lembaga pemerintah di Indonesia, dari perusahaan asuransi negara, perusahaan telekomunikasi dan utilitas publik hingga aplikasi pelacakan kontak COVID-19 yang mengungkapkan catatan vaksin Presiden Joko Widodo.

Anggota parlemen sangat menyetujui RUU tersebut, yang memberi wewenang kepada presiden untuk membentuk badan pengawas untuk menangani penangan data karena melanggar aturan tentang mendistribusikan atau mengumpulkan data pribadi.

Daftar sekarang untuk akses GRATIS tanpa batas ke Reuters.com

Denda terbesar adalah 2% dari pendapatan tahunan perusahaan dan aset mereka dapat disita atau dilelang Undang-undang tersebut mencakup periode „penyesuaian“ dua tahun, tetapi tidak merinci bagaimana pelanggaran akan ditangani selama fase itu.

Undang-undang menetapkan individu dapat dipenjara hingga enam tahun karena memalsukan data pribadi untuk keuntungan pribadi atau hingga lima tahun karena mengumpulkan data pribadi secara ilegal.

Pengguna berhak atas kompensasi atas pelanggaran data dan dapat menarik persetujuan untuk menggunakan data mereka.

Abdul Kharis Almasyhari, anggota komisi yang mengawasi undang-undang tersebut, mengatakan itu berarti negara memastikan perlindungan data pribadi rakyatnya.

Menteri Komunikasi, Johnny G. Plate, mengatakan pengesahan RUU tersebut „menandai era baru dalam pengelolaan data pribadi di Indonesia.“

Siehe auch  Ibadah umroh internasional akan dilanjutkan pada 10 Agustus

„Salah satu kewajiban penyelenggara data elektronik, baik publik maupun swasta, adalah memastikan perlindungan data pribadi di sistem mereka,“ katanya kepada wartawan.

Undang-undang tersebut juga akan memudahkan transfer data antara Indonesia dan negara-negara dengan undang-undang serupa, kata anggota parlemen Nico Siahaan.

Undang-undang tersebut telah berjalan sejak 2016 dan tertahan oleh perdebatan tentang hukuman finansial dan kontrol badan pengawas, kata anggota parlemen. Pihak berwenang mengatakan undang-undang itu didasarkan pada undang-undang Uni Eropa.

Wahyudi Djafar, peneliti perlindungan data Lembaga Kajian dan Advokasi Masyarakat, mempertanyakan apakah sanksi tersebut cukup tegas untuk memaksa lembaga pemerintah memperbaiki penanganan datanya.

Daftar sekarang untuk akses GRATIS tanpa batas ke Reuters.com

Pelaporan oleh Stanley Widianto; Diedit oleh Ed Davies dan Martin Petty

Standar kami: Prinsip Kepercayaan Thomson Reuters.

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

POLRESSIDRAP.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
polressidrap.com