Pendeta Afrika Selatan Christ Penelope kentut di wajah orang-orang untuk menyembuhkan mereka

Poin kuat:

  • Di Afrika Selatan, seorang pendeta menjadi topik diskusi, yang tumbuh di mulut orang-orang.
  • Terlepas dari bau busuk ini, penduduk Afrika Selatan mencapai sejumlah besar pendeta
  • Pendeta turun tangan untuk mengatasi masalah spiritual dan fisik orang-orang

Topi
Seringkali orang memiliki banyak masalah dengan bau busuk, tetapi ada seorang pendeta di Afrika Selatan yang menembak mulut orang. Tidak hanya itu, orang-orang datang kepadanya dalam jumlah besar bahkan setelah bau busuk itu. Bahkan, pendeta tersebut mengaku menghilangkan semua masalah rohani dan jasmani dari orang yang ada di mulutnya agar bisa sehat.

Nama pendetanya adalah Christ Penelope, pendeta dari sebuah gereja di desa Siandani, Afrika Selatan. Pendeta ini kini menjadi topik perbincangan karena cara menyuapi dirinya yang tidak biasa di wajah masyarakat sekitar. Tak hanya itu, imej pendeta kentut di depan masyarakat pun viral di media sosial. Seseorang yang mengunjungi gereja ini mengeluhkannya.

Pendeta menjelaskan alasan kentut di mulut
Praktisi berkata, “Ketika kita datang ke gereja, intinya adalah berdoa, bukan menutup mulut kita.” Sementara itu, Pendeta Penelope berdiri untuk kesembuhannya. Dia bilang dia hanya menunjukkan kekuatan Tuhan. Kata pendeta itu dimulai oleh Tuhan Yesus Kristus pada Petrus. Itu adalah demonstrasi kekuatan Tuhan.

Pendeta berkata, ‘Beginilah cara Tuhan menuntun Adam untuk tidur nyenyak.’ Ia mengatakan bahwa kentut di dekat hidung seseorang diperlukan agar, melaluinya, “kekuatan kekuatan” dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan melakukan tugasnya. Pendeta berkata bahwa ketika orang itu bangun dari tidur nyenyak, mereka akan memberi tahu Anda bahwa mereka tidak merasakan apa-apa. Ini menunjukkan kekuatan Tuhan dan mereka yang membutuhkan kesehatan, mereka menjadi.

READ  Ini adalah kerugian besar bagi vaksin Covid-19 yang dibuat di Rusia dan China, kata para ilmuwan
Written By
More from Kaheela Miah

Kisah Mantan Mafia “Mania Pembunuh” yang Hidupnya Berakhir Karena Covid-19

NEW YORK, KOMPAS.com – Ex mafia Lucchese, Anthony “Gaspipe” Casso, yang haus...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *