Persija dilema banyak pemain yang diserang klub asing

Jakarta – –

Persija Jakarta dalam dilema terkait minat klub negara terhadap pemain. Kalian sedang menunggu kepastian kompetisi Shopee League 1.

Setidaknya ada empat pemain Persija ini harus menjadi minat klub asing. Mereka adalah Rezaldi Hehanussa, Osvaldo Haay, Ryuji Utomo dan Riko Simanjuntak.

Rezaldi dan Riko bahkan mengaku sudah mendapat tawaran resmi dari klub-klub yang melakukan perjalanan dari Thailand ke Korea Selatan. Sedangkan direktur Persija, Ferry Paul mengatakan ada lebih banyak pemain yang diminati klub asing daripada rumor.

Ferry mengatakan dia tidak akan mencegah pemainnya pindah ke klub lain. Namun, mereka juga menunggu kepastian kelanjutan kompetisi nasional di Indonesia.

Seperti diketahui PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana melanjutkan kompetisi pada Februari 2021. Namun, sejauh ini belum ada kepastian izin dari pihak kepolisian yang menjadi syarat utama agar persaingan tetap berjalan.

“Memang benar beberapa pemain pilar Persija diserang sejumlah klub asing, beberapa di antaranya punya reputasi bagus,” kata Ferry dalam publikasi klub.

Persija bersedia mengirim pemain ke luar negeri dengan harapan mereka dapat terus bersaing dan memperoleh penghasilan normal. Di Indonesia, gaji pemain dibatasi maksimal 25 persen dalam kompetisi vakum dan sekitar 50 persen dalam kompetisi baru.

namun Persija juga dalam dilema karena sebagian besar pasar transfer kompetitif di Asia Tenggara mendekati jadwal dimulainya Liga 1 pada Februari 2021. Macan Kemayoran harus menunggu kepastian persaingan sebelum benar-benar melepas pemainnya.

Sementara itu, Persija berencana meminjamkan pemainnya ke luar negeri. Pasalnya, lebih dari 70 persen pemain Kemayoran Tiger terikat kontrak jangka panjang.

“Persija tidak menutup pintu untuk tim asing karena mereka berada dalam dilema. Ini terkait erat dengan pasar transfer beberapa liga di Asia Tenggara yang hampir mendekati jadwal dimulainya Liga 1,” kata Ferry.

READ  Ronald Koeman mengungkapkan mengapa Coutinho "meledak" di Barcelona

“Jika peluang terburuk sebuah kompetisi ditunda lagi, maka peluang pemain untuk bertanding di luar negeri akan hilang. Ada juga komunikasi dengan para pemain. Jika Persija dipanggil kembali, mereka akan kembali ke Jakarta,” pungkasnya.

(aff / krs)




Written By
More from Faraz Khalifa

MotoGP Aragon 2020, Fabio Quartararo terjatuh dan bahkan tidak mendapat poin

KOMPAS.com – Pemimpin Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 jalani balapan horor MotoGP Aragon,...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *