Planet teraneh di alam semesta

Planet-planet aneh termasuk planet yang sangat gelap dan dunia api.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ilmuwan terus mencari planet yang berpotensi dihuni. Terkadang di antara pencarian mereka menemukan planet yang sangat aneh. Berikut adalah planet teraneh, seperti yang dilaporkan Gelombang Jerman.

Cincin monster
Planet J1407B dijuluki Super Saturnus karena cincin kosmiknya. Tidak seperti Saturnus, cincin J14070B membentang lebih dari 120 juta kilometer, juga dikenal 200 kali lebih besar dari planet terindah di tata surya.

Para ilmuwan berspekulasi bahwa J1407B membentuk bulan. Itu terletak 434 tahun cahaya dari Bumi dan memiliki massa 40 kali Jupiter.

Planet es yang terbakar
Planet ini memiliki inti berbatu dan permukaannya dilapisi es. Gliese 436b mengorbit bintang induknya dalam jarak dekat. Tak heran jika suhu permukaannya mencapai 439 derajat Celcius.

Keunikan Gliese 436b adalah awan hidrogen yang menyelimuti planet, meninggalkan jejak di sepanjang orbitnya. Gliese 436b dikenal sebagai planet es yang terbakar karena sifatnya

Planet tergelap
TrES-2b adalah exoplanet paling misterius. Ini karena planet ini hanya memantulkan 1 persen cahaya dari bintang induknya. Tidak heran jika TrES-2b dianggap sebagai planet tergelap di alam semesta dan memiliki permukaan yang jauh lebih padat daripada arang. Para ilmuwan percaya bahwa TrES-2b adalah raksasa gas yang mirip dengan Jupiter.

Bumi raksasa
Penemuan Gliese 581 C sempat menimbulkan harapan besar bahwa ada benda langit lain yang mirip dengan Bumi. Pasalnya Gliese 581 C mengorbit bintang induknya di zona hijau dan diduga memiliki suhu mirip Bumi. Namun, rotasi Gliese 581C terhalang oleh gaya gravitasinya, sehingga hanya satu sisi yang menghadap bintang induknya.

Selimut uap panas
Planet GJ1214b seperti kolam air panas. Ini karena permukaannya tertutup lautan yang sangat besar, namun suhu permukaannya mencapai 230 derajat Celcius. Tidak heran jika pengamatan menunjukkan bahwa GJ1214b dikelilingi oleh uap dan awan yang tebal.

READ  Pesona indah planet merah saat berada dekat dengan bumi

Mengorbit tiga bintang
HD 188753 Ab adalah planet pertama yang diketahui mengorbit tiga bintang induk pada waktu yang sama. Planet ini ditemukan oleh seorang ilmuwan Polandia pada tahun 2005 setelah melakukan pengamatan dengan teleskop raksasa di Mauna Kea, Hawaii. Namun, upaya terus menerus untuk menemukan kembali planet misterius ini gagal bahkan menggunakan metode yang sama.

Neraka seperti berlian
55 Cancri e adalah dunia berapi-api yang mengorbit bintang induknya dari jarak 25 kali lebih dekat ke Matahari daripada Merkurius. Keunikan terbesar planet ini adalah komposisi bagian-bagian penyusunnya, yang diyakini didominasi karbon.

Jangan mengecualikan permukaan 55 Cancri e diisi dengan berlian. Hanya saja suhu di permukaannya melebihi 1.700 derajat Celcius.

Biru tapi mematikan
Meski berwarna biru seperti bumi, HD189733 bukanlah surga kehidupan. Sebaliknya, suhu di permukaan HD189733 melebihi 1000 derajat Celcius. Selain itu, setiap pengunjung deklarasi ini harus siap menghadapi hujan kaca yang menyapu dengan kecepatan 7.000 kilometer per jam.

Sumber: DW

Written By
More from Ubayd Saleh

NASA tengah bersiap mendarat di bulan senilai 409 triliun rupee

Dipublish tanggal 23 September 2020. WASHINGTON – Badan antariksa AS NASA menyiapkan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *