Presiden Uni Eropa masuk untuk pertemuan di Turki, pria mengambil kursi, wanita dibiarkan berdiri Tonton video

Penghormatan terhadap perempuan di Turki dapat diukur dengan fakta bahwa dua presiden Komisi Eropa mengunjungi Turki, tetapi kepresidenan hanya diberikan kepada presiden laki-laki untuk duduk bersama Presiden Erdo आन an. Faktanya, Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, pernah mengunjungi Turki bersama rekan-rekannya dan pejabat senior Uni Eropa, tetapi tidak ada Presiden untuknya dalam pertemuan dengan Presiden Turki Erdo आन an. Dia entah bagaimana harus duduk di sofa nanti.

Bahkan, saat berkunjung ke Ankara pada Rabu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan pejabat senior Uni Eropa lainnya melakukan pertemuan dengan Presiden Turki Erdo आन an. Ketika Presiden Turki, Ursula von der Leyen, Presiden Komisi, pergi ke sebuah ruangan dengan Presiden Dewan Michael dan kalignya, hanya ada dua kursi.

Begitu semua orang tiba di ruang rapat, Presiden Turki dan Presiden Dewan Eropa, Michael Tapak, duduk di kursi ini. Nah, melihat dua kursi dan dua pria yang duduk di atasnya sudah menjadi situasi yang aneh bagi Ursula von der Leyen. Dia terkejut melihat pemandangan ini. Untuk beberapa saat dia mulai bertanya-tanya di mana dia akan duduk.

Pada pertemuan tersebut, Presiden Dewan Eropa Michael dan Presiden Turki mengambil alih kursi kepresidenan dan selama waktu ini Ursula von der Leyen berdiri di depan semua orang di tengah. Namun, dia kemudian duduk di sofa di kamar. Videonya menjadi sangat viral di media sosial. Momen menakutkan ini dapat dilihat di ruang rapat dengan satu-satunya pemimpin wanita, Ursula von der Leyen, dan bagaimana dia mengungkapkan keterkejutannya juga dapat didengar.

Juru bicara eksekutif Uni Eropa Eric Memmer mengatakan ketua komite sangat terkejut dengan insiden tersebut. Dia menambahkan bahwa Presiden Ursula von der Leyen seharusnya duduk dengan cara yang sama seperti Presiden Dewan Eropa dan Presiden Turki duduk bersama di kursi. Ada juga kemarahan di Twitter atas kejadian ini. Suara Twitter sedang dinaikkan di seluruh Eropa karena kurangnya rasa hormat terhadap pemimpin wanita di Turki dan tren tagar #GiveHerASeat. Orang-orang berkomentar berbeda dengan membagikan video ini.

READ  Semakin berani, pengunjuk rasa Thailand meninggikan markas tentara Page all
Written By
More from Kaheela Miah

Bali Menjadi Tujuan Bulan Madu # 1 Dunia

KOMPAS.com – Ada kabar baik untuk pariwisata Indonesia selama pandemi Covid-19. Laporan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *