Tanaman yang sadar sentuhan – merah dan putih

FAKTA Yang terbaru dari tanaman ini mungkin akan mengejutkan Anda. Tanaman yang dianggap statis dan tidak banyak bereaksi ternyata bisa disentuh. Bukan sekedar tanaman putri pemalu atau pemalu Mimosa pudica apa yang bereaksi terhadap sentuhan juga bisa dilakukan oleh tumbuhan lain. Hanya saja efeknya tidak terlihat.

Jadi lain kali Anda menyentuh, atau bahkan menginjak, tanaman, ingatlah bahwa tanaman dapat merasakannya. Dilaporkan Science Alert, Bergantung pada rangsangan yang diterima tanaman, sensasi yang berbeda juga dapat memicu aliran perubahan fisiologis dan genetik. Ini bisa berupa beberapa tetes air hujan atau beberapa tepukan lembut.

BACA JUGA:

Tartar bisa menyebabkan penyakit lain

Science Daily Direktur penelitian AgriBio untuk Institut Pertanian dan Pangan La Trobe, Profesor Jim Whelan, mengatakan bahwa sentuhan sekecil apa pun pada manusia, hewan, serangga, atau bahkan tanaman yang bersentuhan dengan angin dapat memicu respons genetik yang luar biasa pada tanaman. “Meskipun orang pada umumnya berpikir bahwa tanaman tidak dapat merasakan apa pun saat disentuh, mereka sebenarnya sangat sensitif terhadap sentuhan,” kata ketua peneliti Olivier van Aken dari University of Western Australia, seperti yang dilaporkan dalam laporan tersebut. Peringatan sains.

Sangat sensitif, beberapa tetes dari air hujan memiliki banyak efek pada tanaman. (Foto: unsplash / @ mili_vigerova)

Meskipun mereka dapat merasakan sentuhan, beberapa tanaman mungkin disentuh dan yang lainnya tidak. Jadi jangan hanya menyentuh tanamannya. Para peneliti telah menemukan bahwa menyentuh tangan manusia dapat membunuh tumbuhan. Sebuah tim peneliti dari Universitas Pennsylvania, James Cahill, Brenda Casper, dan Jeffrey Castelli, melaporkan Berita abc, mempelajari enam jenis tanaman.

Setengah dari tanaman dibiarkan tidak terganggu untuk tujuan pengendalian, setengah lainnya dikunjungi oleh ahli biologi. Para peneliti, jelas Cahill, tidak ingin melakukan apa pun yang akan mempengaruhi tanaman secara dramatis. Jadi kunjungan itu sama saja dengan membelai setiap tanaman dari pangkal ke ujung seolah mengukur pertumbuhannya, sebuah praktik standar dalam penelitian lapangan.

READ  NASA mengungkapkan siklus matahari baru dan ancaman bagi kehidupan di bumi
menanam
Beberapa tanaman yang tersentuh akhirnya akan mati atau mengalami kerusakan parah. (Foto: unsplash / @ john_silliman)

Tanaman yang tidak tersentuh ternyata sehat. Di sisi lain, beberapa tanaman yang disentuh akhirnya mati karena dimakan serangga. Tanaman lainnya tidak mati, tetapi menunjukkan kerusakan parah.

Namun beberapa jenis tumbuhan yang disentuh, seperti belerang cinquefoil (Potentilla recta) dan mentega dan telur (Linaria vulgaris), merespon positif bila disentuh. Ada tanaman lain yang tidak terpengaruh oleh sentuhan. Alasan mengapa sentuhan manusia dapat memiliki efek ini tidak diketahui.

Peringatan sains Penulisan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tumbuhan memiliki tingkat kepedulian yang cukup baik terhadap lingkungannya. Misalnya, mereka dapat “mendengar” saat serangga mengunyah dan melepaskan bahan kimia untuk menghentikan mereka. Mereka juga dapat berkomunikasi satu sama lain menggunakan internet jamur bawah tanah.

Hasilnya penting bagi para ilmuwan karena secara tidak sadar mereka mengubah lingkungan tanaman yang ingin mereka pelajari dan dengan demikian dapat mengubah hasil penelitian. “Dunia ini lebih rumit dari yang kami duga,” kata Cahill Berita abc.

Penemuan ini tidak hanya membantu para peneliti, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kesadaran orang untuk menggunakan tanaman, daripada hanya menyentuh, menyenggol, dan sebagainya.

Tidak tahan menyentuh dan membelai tanaman Anda karena Anda sangat menyukai tanaman Anda? Van Aken, seorang peneliti dari Australia, menyarankan untuk menyanyikan tanaman Anda.

“Sejauh ini, tidak ada bukti yang mendukung gagasan sebagian orang bahwa getaran yang diciptakan hanya dengan berbicara dengan tanaman memiliki efek yang cukup kuat untuk memindahkan tanaman,” kata Van Aken kepada The Usia.(Lev)

BACA JUGA:

Turis Prancis dihukum karena mencuri pasir pantai

Written By
More from Said Rafiq

Seorang pelanggan NASA berusia 56 tahun yang pernah dianggap sebagai asteroid kembali ke Bumi akhir pekan ini

PR TASIKMALAYA – SEBUAH satelit yang diluncurkan NASA Magnetosfer bumi dijadwalkan kembali...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *