Tim baru astronot Artemis membawa astronot wanita pertama ke bulan

Tim baru astronot Artemis membawa astronot wanita pertama ke bulan
Ilustrasi dari Artemis New Team of Astronauts. Foto: Ist / Net

Tim astronot baru Artemis telah dipilih. Bahkan NASA telah mengumumkan sekelompok astronot siap berangkat ke bulan. Penerbangan ini akan membawa misi Artemis.

Misi ini untuk pertama kalinya dalam 50 tahun sejak misi Apollo. Misi Artemis adalah mendaratkan wanita pertama dan pria berikutnya di bulan. Dalam hal ini, khususnya wilayah Kutub Selatan Bulan pada tahun 2024.

Dalam hal ini, 18 astronot bergabung dengan misi Artemis. Total ini adalah jumlah perempuan dan laki-laki yang bergabung. Harapannya, misi ini bisa membuka jalan bagi manusia untuk berputar-putar dan mendarat di bulan.

Nama-nama tim astronot Artemis baru

Berikut nama 18 astronot yang siap lepas landas ke bulan:

Joe Abaca yang berusia 53 tahun. Merupakan anggota dari NASA Astronaut Group pada tahun 2004 dan seorang ahli hidrologi. Raja Chari yang berusia 43 tahun. Merupakan anggota astronot NASA angkatan 2017 dan juga pilot penguji Angkatan Udara AS. Memiliki gelar master di bidang astronautika dan aeronautika.

Victor Glover berumur 44 tahun. Seorang anggota kelas astronot NASA yang menjabat sebagai komandan Angkatan Laut AS pada tahun 2013. Memiliki gelar master di bidang sains.

Jonny Kim berusia 41 tahun. Tim astronot Artemis ini memiliki posisi di Angkatan Laut AS dan mantan SEAL Angkatan Laut AS, serta tenaga medis. Nicole Mann berusia 43 tahun. Sebagai pilot uji coba di Korps Marinir AS. Memiliki gelar Master of Science di bidang teknik mesin.

Kjell Lindgren berusia 47 tahun dan merupakan kelas astronot pada tahun 2009. Departemennya adalah pakar penerbangan dengan gelar doktor di bidang kedokteran.

Christina Koch berusia 41 tahun. Seorang insinyur dengan gelar master di bidang kelistrikan yang memecahkan rekor dalam satu misi luar angkasa.

Baca Juga: Misi Crew-1 SpaceX Siap Meluncur Akhir Pekan Ini dengan Empat Astronot

anggota Lanjut

Woody Hoburg berusia 35 tahun dan memiliki gelar PhD di bidang teknik elektro. Tim astronot Artemis baru ini juga melek komputer.

READ  Perusahaan Cina memasok meteran pintar UP atas nama Indonesia

Matthew Dominick berusia 39 tahun dan anggota Kelas Astronot NASA 2017. Ia memegang gelar Master of Science di bidang teknik mesin.

Kayla Barron, 33 tahun. Sebagai perwira kapal selam di Angkatan Laut AS. Sekarang gelarnya adalah Magister Teknik Nuklir.

Anne McClain, 41 tahun dan anggota kelas astronot NASA 2013. Pernah menjadi Letnan Kolonel di Angkatan Darat AS. Dia saat ini adalah Magister Teknik Dirgantara dan Hubungan Internasional

Jessica Meir, 43, adalah tim baru astronot Artemis dari kelas astronot pada 2017. Dia memiliki keterampilan sebagai ahli fisiologi dengan gelar PhD di bidang biologi kelautan. Sangat terlibat dalam perjalanan luar angkasa wanita pertama.

Kate Rubins berusia 42 tahun dan menjadi anggota astronot NASA pada tahun 2009. Karakter Kate adalah seorang PhD di bidang mikrobiologi. Dikenal sebagai orang pertama yang mengurutkan DNA di orbit.

Jasmin Moghbeli, usia 37, anggota kelas astronot dan pilot uji helikopter Korps Marinir AS. Frank Rubio, 44, adalah pilot helikopter Angkatan Darat AS dan ahli bedah penerbangan.

Jessica Watkins, 32, adalah seorang aquanaut dengan gelar PhD di bidang geologi. Scott Tingle berusia 55 tahun dan memiliki gelar Master of Science di bidang teknik mesin. Stephanie Wilson berusia 54 tahun dan memegang gelar Master of Science di bidang kedirgantaraan.

Baca Juga: Kehidupan Astronot di Stasiun Luar Angkasa, Bisa Main Bisbol Hingga Fakta Makanannya

Tim baru tidak pernah berada di luar angkasa

Ada beberapa tim astronot Artemis baru yang belum pernah ke luar angkasa. Meskipun demikian, pemilihan ini didasarkan pada pengetahuan khusus individu. Kemudian berdasarkan latar belakang mereka.

Rencana penerbangan untuk tahun 2024. Nama misi Artemis diambil dari nama Apollo bersaudara. Perencanaan misi robot dari tahun 2021.

READ  Menteri Indonesia ditangkap karena korupsi dalam bantuan pandemi - menteri Indonesia dituduh korupsi dalam bantuan epidemi

Selanjutnya, kru Artemis II akan ditempatkan di orbit bulan. Peluncuran ini akan berlangsung dalam beberapa tahun mendatang. Semua astronot yang ditugaskan untuk misi ini harus memenuhi persyaratan tertentu.

Anggota tim ini berbagi tugas dan menyediakan tim pengganti. Beberapa dari tugas ini nantinya akan didistribusikan di sekitar bulan. Lalu ada juga yang bekerja di orbit bulan atas Platform Gateway.

Ini adalah beberapa tim astronot Artemis baru yang akan meluncur ke bulan dengan misi Artemis. Harapannya, misi ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan. (R10 / HR Online)

Editor: Jujang

Written By
More from Said Rafiq

Bandingkan BUMN RI & China, Erick Thohir geli dengan fakta ini

Jakarta – – Indonesia dan China akan memperkuat kerja sama antara perusahaan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *