Presiden sendiri yang meminta, ‘Ayo kita ajak mereka jalan-jalan karena mereka masih harus menunggu lama
Bali (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak perwakilan media resmi negara anggota G20 untuk jalan-jalan di Taman Hutan Raya Ngurah Rai sambil menunggu kedatangan para kepala negara G20.
“Presiden sendiri yang minta, ‘Ayo kita ajak mereka jalan-jalan karena mereka masih harus menunggu lama’,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, di Jakarta, Rabu.
Makhmudin mengatakan, Jokowi memutuskan untuk jalan-jalan bersama perwakilan media resmi, karena jadwal kegiatan sempat molor.
“(Karena kita) menunggu delegasi nasional, kegiatan ditunda selama 1-1,5 jam, dan perwakilan media resmi dari masing-masing negara anggota sudah disuruh menunggu di ruang rapat. Presiden tidak mengundang media asing, karena mereka malah media resmi yang mengambil gambar untuk delegasi nasional,” jelas Mahmoudin.
Berita Terkait: Indonesia siap mendukung inisiatif PGII: Widodo
Pantauan G20 Media Center, Presiden tiba di taman hutan sekitar pukul 08.45 waktu setempat (UTC+8). Ia kemudian berbincang dengan anggota tim media resmi negara-negara anggota G20 yang tiba di lokasi lebih awal sambil menunggu para kepala negara.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menawarkan untuk membimbing dan memperkenalkan kepada perwakilan media resmi tentang Taman Hutan Raya Ngurah Rai.
Perwakilan media resmi negara anggota G20 senang, karena mereka bisa berbincang santai dengan presiden karena protokol ketat kepala negara sudah dilonggarkan.
Berita Terkait: KTT G20: Widodo mengantar para pemimpin ke tempat makan siang dengan mobil buggy
Gubernur Bali I Wayan Koster, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menemani presiden berjalan-jalan di taman bersama tim media resmi.
Pecinta fotografi, Hadimuljono terlihat berbaur dengan para fotografer resmi, sambil memegang kamera DSLR layaknya seorang fotografer profesional, turut mendokumentasikan momen tersebut.
Berita Terkait: Jokowi meninjau bibit mangrove sebelum kunjungan delegasi G20
Berita Terkait: Manajemen aliran data penting untuk ekonomi digital: pelayanan