Ekstremis gencar membakar Alquran, dewan Kristen tak tinggal diam

Senin 14 September 2020 – 17:44 WIB

Asap hitam mengepul dari pembakaran ban jerami dan kasur serta kembang api saat terjadi kerusuhan di kawasan pemukiman Rosengard di Malmö, Swedia, Jumat (28/8). Foto: Kantor Berita ANTARA / TT via REUTERS

jpnn.com, STOCKHOLM – Dewan Kristen Swedia mengutuk pembakaran Alquran yang terjadi di negara itu minggu lalu.

Sepuluh pendeta Kristen terkemuka di negara Skandinavia, termasuk Uskup Agung Gereja Protestan Antje Jackele, mengeluarkan pernyataan yang menentang tindakan anti-Muslim.

Uskup Agung, bersama dengan para pemimpin Gereja lainnya, dengan tegas menahan diri untuk secara sengaja melanggar kutukan rakyat.

Organisasi Kristen itu mengatakan tindakan kelompok rasis sayap kanan Denmark itu biadab.

“Serangan semacam itu menonjolkan polarisasi antara masyarakat pada saat negara kita perlu membangun martabat dan hak setiap orang,” tambah Dewan Kristen Swedia dalam pernyataan yang dirilis Minggu.

Partai garis keras asal Denmark (Stram Kurs) membakar Alquran di Rinkeby, lingkungan mayoritas Muslim di Stockholm, Kamis (10/9).

Insiden itu terjadi beberapa hari setelah aksi serupa di kota Malmö di Swedia selatan.

Insiden tersebut menyebabkan beberapa polisi terluka dan sedikitnya 10 orang ditangkap.

DISponsori KANDUNGAN

Memuat…

Memuat…

READ  Saat cuaca semakin panas, jet tempur F-16 Turki menembak jatuh Sukhoi Su-25 Armenia di Azerbaijan
Written By
More from Kaheela Miah

Presiden Prancis dikejutkan oleh polisi yang memukuli pria berbaju kulit …

Memuat… PARIS – Presiden Perancis Emmanuel Macron terkejut dengan rekaman yang menunjukkan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *