Melalui misi Artemis, NASA memilih astronot wanita pertama yang pergi ke bulan

Ilustrasi astronot. (unsplash / NASA)

Hitekno.com – NASA saat ini sedang mengerjakan rencana untuk misi Artemis yang akan datang pada tahun 2024 dan pendaratan astronaut wanita pertama yang Anda temui bulan.


Berita itu muncul 18 bulan sejak NASA pertama kali mengumumkan misi Artemis.


Dengan misi tersebut, Badan Antariksa Amerika Serikat ingin mengulangi kesuksesan misi Apollo pada tahun 1972, yang menjadikan Neil Armstrong manusia pertama yang mendarat di satelit alami Bumi.


Selain itu, misi Artemis juga mencakup menjajaki kemitraan komersial dan peluang ekonomi lainnya di luar angkasa.


“Kami akan kembali ke bulan untuk penemuan ilmiah, keuntungan ekonomi, dan inspirasi bagi generasi baru. Sementara kami membangun keberadaan yang berkelanjutan, kami juga membangun dorongan untuk langkah pertama umat manusia di planet merah, ”kata administrator NASA Jim Bridenstine dalam siaran pers. New York Post, Rabu (23.9.2020).


Program rudal Artemis, RS-25. [NASA]

Di sisi lain, penerbangan astronot wanita pertama yang direncanakan ke bulan adalah sebagai tanggapan atas Wakil Presiden AS Mike Pence, yang meminta NASA untuk mengirim istri pertama mereka ke bulan.


Kabar baiknya adalah NASA telah mengumumkan bahwa astronot Jeanette Epps akan menjadi wanita kulit hitam pertama yang memulai ekspedisi enam bulan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mulai tahun 2021 dan pindah ke bulan melalui misi Artemis.


Hanya ada 65 wanita yang memiliki keistimewaan pergi ke luar angkasa, termasuk wanita yang terlibat dalam perjalanan luar angkasa tahun lalu. (Voice.com/Tivan Rahmat)



READ  Ilmuwan NASA menemukan lebih banyak air di bulan dari yang diperkirakan
Written By
More from Ubayd Saleh

Penumpang melompat keluar dari ambulans Menteng saat diikuti oleh polisi

Jakarta – – Polda Metro Jaya amankan satu ambulans yang mencoba melarikan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *