Mesir menemukan 14 peti mati berusia 2.500 tahun di Saqqara

Jakarta, CNN Indonesia –

Kementerian Urusan Arkeologi Nasional atau Warisan Sejarah Mesir penemuan diumumkan 14 peti mati yang dimakamkan selama dua ribu lima ratus tahun di Saqqara, Minggu (20/9).

Sebagaimana dilaporkan AFP, kata kementerian, makam itu ditemukan dua hari lalu. Penemuan itu muncul di tengah penggalian atau penggalian arkeologi yang dilakukan menyusul 13 sarkofagus kayu yang ditemukan di situs pemakaman yang sama pekan lalu.

Sekadar informasi, pekuburan luas Saqqara di selatan Kairo adalah bagian dari ibu kota kuno Memphis. Kawasan ini telah menjadi bekas Situs Warisan Dunia yang diakui oleh UNESCO. Saqqara adalah situs persegi panjang kolosal di Piramida Djoser.




Foto peti mati kayu yang terpelihara dengan baik menampilkan lukisan yang rumit dan berhias, dengan garis besar coklat dan biru, dan desain hieroglif.

Mesir sendiri sedang mencoba mempromosikan penemuan arkeologi di seluruh negeri.

Hal itu dilakukan untuk menghidupkan kembali pariwisata yang dilanda pembatasan perjalanan di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

(hrf / sfr)

[Gambas:Video CNN]

READ  PLAAF di wilayah udara Taiwan: China mengirim 15 jet tempur untuk hari kedua setelah pembom nuklir, Taiwan menembaki peringatan - jet tempur Plaaf Angkatan Udara China masuk kembali
Written By
More from Kaheela Miah

Ekstremis gencar membakar Alquran, dewan Kristen tak tinggal diam

Senin 14 September 2020 – 17:44 WIB Asap hitam mengepul dari pembakaran...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *