Putusan akhir Kementerian tentang tingkat kerusakan rumah di Cianjur: Presiden

Putusan akhir Kementerian tentang tingkat kerusakan rumah di Cianjur: Presiden

Kriterianya jelas, rusak berat, sedang, atau ringan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat punya kriterianya

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menentukan kelas kerusakan rumah terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

“Kriterianya jelas, rusak berat, sedang, atau ringan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat punya kriterianya. Jadi, Anda tidak menentukan (kerusakan), kami punya ‚wasit‘. Kalau warga yang menentukan kerusakan , (Saya khawatir) Anda semua akan melaporkan kerusakan yang parah,“ kata Presiden kepada warga saat berkunjung ke Cianjur seperti disiarkan Sekretariat Presiden, Kamis.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Jokowi di Cianjur adalah shelter yang didirikan Badan Intelijen Negara (BIN) di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden mengingatkan warga untuk menerima semua keputusan kementerian, karena pemerintah ingin melayani semua rumah yang rusak akibat gempa 21 November, diperkirakan mencapai 53 ribu.

Berita Terkait: Kementerian memasang panel surya untuk pengungsi Cianjur

“Saya sampaikan ada 53 ribu rumah rusak di seluruh Cianjur, dan kalian semua beruntung menjadi penerima bantuan pertama karena kalian semua sudah terverifikasi,” tandasnya.

Selain meninjau kondisi tempat pengungsian, Presiden juga menyalurkan bantuan kepada korban gempa saat berkunjung ke lokasi.

Bantuan akan ditawarkan untuk 8.100 rumah pada gelombang pertama distribusi Kamis ini, katanya.

Berita Terkait: Cianjur: Dinas Sosial bangun 14 dapur umum

Jokowi menjelaskan, pemerintah juga akan membantu pembangunan kembali fasilitas umum yang rusak akibat gempa, antara lain 272 tempat ibadah dan 540 sekolah.

Presiden menegaskan, setelah berkonsultasi dengan Menteri Keuangan, dia memutuskan untuk menambah besaran bantuan untuk rumah yang rusak di semua tingkatan.

Siehe auch  Air Berputar: Apa Penyebab Munculnya Busa Misterius di Kanal Jakarta? | Indonesia

Warga yang rumahnya rusak parah akan menerima Rp60 juta (US$3.840), dari sebelumnya Rp50 juta (US$3.200), sedangkan warga yang rumahnya rusak sedang berhak menerima Rp30 juta (US$1.920), naik dari Rp25 juta. (US$1.600), dan mereka yang rumahnya rusak ringan akan menerima Rp15 juta (US$960), dari jumlah sebelumnya Rp10 juta (US$640), jelasnya.

Berita Terkait: BNPB memberikan dana stimulus kepada 8.341 KK di Cianjur

Berita Terkait: BNPB menargetkan relokasi korban Cianjur selesai pada Juni 2023

We will be happy to hear your thoughts

Hinterlasse einen Kommentar

POLRESSIDRAP.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
polressidrap.com