Bahaya Penyakit Gonore pada Usia Muda Dapat Mengakhiri HIV AIDS: Gaya Hidup Okezone

https: img.okezone.com content 2020 08 05 481 2257591 bahaya-kena-penyakit-gonore-di-usia-muda-bisa-berujung-hiv-aids-LcFQBk5vKy.jpg

LAGI (GO) adalah infeksi menular seksual (IMS) yang sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Apalagi penyakit kelamin ini tidak memiliki gejala saat pertama kali terinfeksi.

Sekadar informasi, penyakit kelamin sering menyerang seseorang yang berusia produktif antara 15 dan 49 tahun. Karena orang-orang di kisaran usia ini memiliki perilaku hubungan intim aktif yang tidak aman.

Baca juga: Waspadalah, Kenali Perbedaan Gejala Gonore pada Pria dan Wanita

CEO Klinik Pramudia, Dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV mengatakan bahwa sebagian besar gonore yang dimiliki seseorang, juga akan bertambah buruk jika mereka melakukan kesalahan dalam perawatan. Ini terjadi karena kesadaran masyarakat terkait penyakit ini masih sangat rendah, misalnya, membuat mereka membeli obat tanpa nasihat dokter.

“Menggunakan obat-obatan secara sembarangan membuat masa inkubasi singkat. Gejala biasanya muncul sekitar 10-20 hari setelah infeksi,” jelas Dokter Anthony, dalam Briefing Media Virtual Gonore, Rabu, 5 Agustus 2020.

Dokter Anthony mengatakan, gonore pada dasarnya ditularkan melalui kontak intim. Meskipun jarang, gonore yang tidak diobati juga dapat menyebar ke darah atau sendi Anda dan dapat mengancam jiwa.

“Gonore yang tidak diobati, dalam beberapa kasus, meningkatkan kemungkinan tertular atau menularkan HIV AIDS. Jadi masyarakat harus dapat mengambil tindakan pencegahan,” lanjutnya.

Pencegahan utama yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah memiliki hubungan intim yang aman. Seperti menggunakan kondom, tidak berganti pasangan, dan membatasi kontak intim dengan pasangan yang tidak terinfeksi.


READ  Samsung Galaxy Tab S7 vs iPad Pro 2020, Mana yang Harus Dipilih?
Written By
More from Ubayd Saleh

Streaming Link Pengamatan Komet Neowise Hari Ini, Dimulai pukul 17:30 WIB

ORANG-ORANG ORANG – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan komet Neowise...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *