Diperkirakan IHSG minggu depan akan semakin menguat, hal ini menjadi pemicunya

ILUSTRASI. Optimisme pemulihan ekonomi global dipandang sebagai pemicu kenaikan IHSG perdagangan pekan depan.

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Saya tahu Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks harga saham komposit (IHSG) meningkat 0,41% pada hari Jumat (27/11) ke level 5.783.34. Jika dilihat dalam kurun waktu sepekan, IHSG berhasil naik sebesar 3,80%.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pergerakan IHSG akan terasa berbeda pada minggu pertama Desember 2020.

Secara global, pemerintahan Trump telah menyediakan dana federal untuk transisi Presiden terpilih Joe Biden ke Gedung Putih, membuka jalan bagi transisi yang mulus. Ketika risiko politik AS berkurang akibat konflik pemilu, hal itu telah berhasil menjadi katalis positif yang mendorong pasar saham lebih tinggi.

Selain itu, pasar keuangan saat ini sangat optimistis dengan skenario vaksin akan tersedia secara bertahap pada tahun depan dan perekonomian akan kembali normal. Awalnya, Pfizer dan BioNTech mengatakan uji vaksin 95% efektif melawan virus corona.

Baca juga: Asing banyak yang jual saham ini dalam seminggu, meski IHSG naik 3,80%

Setelah itu, ada perusahaan Moderna yang mengklaim vaksin yang dikembangkan memiliki efektivitas 94,5% vaksin terhadap Covid-19. Kemudian ada AstraZaneca dan Oxford Vaccines dari Inggris yang merilis keberhasilan pembuatan vaksin dengan tingkat efektivitas 70% melawan Covid-19 setelah dilakukan pengujian fase 3.

“Adanya vaksin membuat pasar saham sangat optimistis pemulihan ekonomi akan segera terjadi,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (29/11).

Publikasi risalah rapat Dewan Gubernur Federal Reserve / Fed bulan Oktober mengungkapkan bahwa terdapat pembahasan tentang bagaimana kebijakan moneter yang akomodatif dapat ditambahkan untuk membantu proses pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19. Menurut Hans Additional Incentives Money tentunya menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.

READ  JSM ALFAMART PROMO CATALOG, promo gantung 26 Oktober - 1 November 2020 Ada nasi murah dengan susu

Penunjukan mantan kepala Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan diterima dengan baik oleh pasar dan mengharapkan stimulus fiskal yang penting. Yellen yang dianggap sebagai ekonom tenaga kerja diharapkan bisa meningkatkan belanja pemerintah untuk mendorong perekonomian keluar dari resesi akibat pandemi virus corona.

Baca juga: IHSG naik 3,8% dalam satu minggu. Ini adalah stok yang dikumpulkan dalam skala besar oleh orang asing

Selain itu, data tentang kenaikan jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran dari 778.000 dari 742.000 pada minggu sebelumnya di AS juga menjadi perhatian pasar.

DONASI, dapatkan voucher gratis!

Dukungan Anda meningkatkan antusiasme kami untuk menyajikan artikel berkualitas tinggi dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatian Anda, ada voucher gratis yang layak untuk dibeli TOKO SELAMAT.



Written By
More from Said Rafiq

Hari ini pemerintah melelang 7 SUN dengan nilai transaksi Rp 52,26 triliun

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah menggelar lelang untuk tujuh orang hari ini, Senin...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *