Papa Bouba Diop telah meninggal, inilah tujuannya untuk tujuan global Prancis

Jakarta – –

Papa Bouba Diop meninggal pada usia 42 tahun. Mantan pemain Timnas Senegal dikenal dunia melalui gol demi golnya Perancis dari Kejuaraan Dunia 2002.

Diop meninggal pada Minggu (29 November 2020) waktu setempat di Paris. The Guardian mengatakan dia menderita penyakit yang berkepanjangan.

Sementara itu, L’Équipe menulis bahwa Diop meninggal karena penyakit Charcot, penyakit yang menyerang saraf dan membuat mereka yang terkena mati rasa di persendian.

Diop mungkin tidak pernah membela tim besar dalam karirnya. Karyanya hanya di klub seperti Neuchatel Xamax, Grasshopper, Lens, FulhamAPRSWXNET Portsmouth AEK, Portsmouth, AEK West Ham Uniteddan Birmingham City.

Keberhasilan Diop tidak begitu cemerlang. Prestasi paling berkesan adalah ketika dia secara mengejutkan memenangkan Piala FA bersama Portsmouth pada 2008. Di level timnas, ia mengantarkan Senegal ke peringkat kedua Piala Afrika 2002.

Namun bukan karena dua hal tersebut yang membuat namanya mendunia, melainkan karena golnya ke gawang Fabian Barthez di Seoul.

Senegal melakukan debutnya di Piala Dunia 2002. Saat bertemu Prancis di laga pembuka Grup A pada 31 Mei 2002, tak ada yang menyangka akan mengejutkan Lions, apalagi saat Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Diop dkk. Namun, hal itu berhasil membungkam publik. Pada menit ke-30, El Hadji Diouf melepaskan umpan silang di depan gawang Prancis. Emmanuel Petit menyapu bola tapi malah membentur Barthez. Tak jauh dari situ, Diop langsung menyambar bola tanpa awak ke gawang Prancis yang kosong.

Setelah itu, Prancis, dengan mengandalkan Sylvain Wiltord, Thierry Henry dan David Trezeguet, mencoba membalas dendam, tetapi Senegal berhasil mempertahankan keunggulannya hingga usai. Kemenangan itu bersejarah bagi Senegal dan Diop adalah bagian darinya.

READ  Messi Cs menenggelamkan kapal selam kuning 4-0

Senegal akhirnya mengakhiri turnamen di perempat final setelah kalah dari Turki gol emas. Sayangnya untuk Prancis, mereka pulang lebih awal setelah tersingkir di penyisihan grup tanpa kemenangan dan tanpa gol sama sekali.

[Gambas:Youtube]

Menonton video “Prancis mengalahkan Finlandia 2-0 di kandang“”
[Gambas:Video 20detik]
(adp / cas)




Written By
More from Faraz Khalifa

Streaming Langsung Liga Premier: Brighton v Chelsea, debut Kai Havertz

Live streaming pertandingan Liga Inggris antara Brighton & Hove Albion melawan Chelsea...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *