Dua asteroid besar terbang di atas bumi dengan kecepatan tinggi: Okezone Techno

DI Minggu, a asteroid besar akan merindukan planet bumi. Benda luar angkasa bergerak dengan kecepatan 8 mil per detik. Dengan kecepatan ini, asteroid dapat melakukan perjalanan dari Kota London ke New York hanya dalam 7 menit. Asteroid itu dikenal sebagai 2010 FR. Jaraknya 4,6 juta mil dari Bumi.

NASA telah mengklasifikasikan asteroid sebagai objek dekat bumi (NEO) dan “berpotensi berbahaya”. Artinya, suatu hari di orbit ia mungkin melihatnya mendekati jalur tabrakannya dengan Bumi.

Baca juga: Alquran dan sains menunjukkan bahwa tulang berperan dalam kelahiran anak

Kedengarannya menakutkan, tapi ada banyak asteroid yang selalu dipantau NASA yang tergolong berbahaya. Namun, peluang menghantam bumi masih sangat tipis. NASA juga memiliki rencana untuk menjatuhkan bagian mana pun dari asteroid yang bisa menghantam Bumi.

Asteroid 2010 FR bukan satu-satunya asteroid yang mendekati Bumi bulan ini. Pada 8 September, sebuah asteroid bernama 2020 PT4 bergerak melintasi Bumi dan Bulan, yang disebut NASA sebagai Objek Dekat Bumi, atau NEO.

Baca juga: 5 tips agar baterai ponsel tidak mudah rusak

Asteroid ini jauh lebih kecil dari FR 2010, tetapi bergerak lebih cepat dengan kecepatan 7 mil per detik. Asteroid juga akan mendekati planet tersebut, kira-kira 4,9 kali jarak antara Bumi dan Bulan, yang lebih dari 1 juta mil.

Asteroid itu panjangnya sekitar dua truk. Meskipun tampak hebat jika suatu hari bertabrakan dengan Bumi, kemungkinan besar akan meledak di atmosfer, menyebabkan kerusakan minimal.

Sementara itu, bulan lalu NASA melewatkan asteroid seukuran mobil yang melewati Bumi. Ini adalah asteroid terdekat yang tercatat ke Bumi.

Meskipun beberapa asteroid bergerak sangat dekat dengan Bumi, menurut NASA, ini adalah waktu yang tepat untuk mempelajari tata surya, yang relatif tidak berubah selama miliaran tahun.

READ  5 Manfaat Mandi Di Air Hangat Yang Dicampur Garam, Relaksasi Untuk Mengatasi Insomnia

Baca juga: Bukankah iPhone 12 memiliki layar 120 Hz?

“NEOs (Near-Earth Objects) adalah komet dan asteroid yang telah didorong ke orbit oleh tarikan gravitasi planet di dekatnya, memungkinkan mereka menembus lingkungan Bumi,” kata NASA. BBC, Minggu (13.9.2020).

“Sebagian besar minat ilmiah pada komet dan asteroid adalah karena status mereka sebagai sisa-sisa pembentukan tata surya yang relatif tidak berubah sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu.”

NASA menjelaskan pembentukan planet seperti Bumi dan Mars, dengan mengatakan bahwa asteroid hari ini adalah satu-satunya bagian yang tersisa.

Baca juga: Hadirkan update, inilah jadwal season keempat Pokemon Go Battle League

Written By
More from Said Rafiq

Terakhir, ponsel BM akan diblokir total di Indonesia mulai malam ini

KOMPAS.com – Setelah penundaan berulang, aturan diblokir secara permanen ponsel ilegal atau...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *